Kemahasiswaan dan Kerja Sama

HMPS Akuntansi Syariah UIN Palopo Berkolaborasi dalam Aksi Penanaman Mangrove Peringati World Ocean Day 2026

Palopo – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan World Ocean Day 2026 berupa aksi penanaman mangrove yang diselenggarakan oleh Marine Buddies Kota Palopo. Kegiatan kolaboratif ini berlangsung pada Ahad, 7 Juni 2026, di kawasan pesisir Jalan Lingkar, Kelurahan Penggoli, Kota Palopo, dengan melibatkan berbagai komunitas, instansi, dan organisasi kepemudaan.

Mengusung tema “Kenali Lautmu, Wujudkan Aksimu: Laut Sehat, Konservasi Kuat, Indonesia Sejahtera”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan World Ocean Day dan Coral Triangle Day yang diperingati setiap tanggal 8 Juni. Aksi penanaman mangrove dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap perubahan iklim sekaligus upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut.

Marine Buddies Kota Palopo selaku penyelenggara menggandeng sejumlah mitra strategis, di antaranya HMPS Akuntansi Syariah UIN Palopo, BPJS Ketenagakerjaan, Jalan Bareng Palopo, Himpunan Mahasiswa Biologi Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), Earth Hour Palopo, serta mendapat dukungan dari Kantor Lurah Penggoli, Cabang Dinas Kelautan, Dinas Lingkungan Hidup, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kehutanan.

Dalam kegiatan tersebut, HMPS Akuntansi Syariah UIN Palopo mengirimkan empat orang perwakilan yang terdiri atas Andi Bintang Maharani Putri selaku Ketua HMPS Akuntansi Syariah, bersama Lufranita, Alya Cahya Ramadani, dan Nur Widyanti. Kehadiran mahasiswa UIN Palopo menjadi wujud nyata kontribusi sivitas akademika dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan berbasis kolaborasi.

Acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Marine Buddies Kota Palopo yang menjelaskan bahwa Marine Buddies merupakan komunitas di bawah naungan Marine & Fisheries WWF-Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 2008. Komunitas ini memiliki visi menyelamatkan lingkungan pesisir dan kelautan melalui berbagai kampanye edukasi dan aksi nyata kepada masyarakat. Kehadiran Marine Buddies Palopo menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi kawasan pesisir Kota Palopo yang membutuhkan perhatian bersama.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Lurah Penggoli yang mengapresiasi sinergi antara komunitas, organisasi kemahasiswaan, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Sebelum aksi penanaman dimulai, peserta memperoleh pembekalan teknis dari Dedy Asriadi Uly, S.Pi., M.Pi. Materi yang disampaikan meliputi teknik penanaman mangrove yang benar, manfaat ekologis mangrove sebagai pelindung garis pantai dari abrasi, penyerap karbon, habitat berbagai biota laut, hingga perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Setelah sesi pembekalan, seluruh peserta secara bersama-sama melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Jalan Lingkar, Kelurahan Penggoli. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mewarnai jalannya kegiatan sebagai simbol kepedulian lintas organisasi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Palopo, Dr. Takdir Ishak, S.H., M.H., M.K.M., memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif HMPS Akuntansi Syariah UIN Palopo dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam aksi pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan.

“Kami mengapresiasi partisipasi HMPS Akuntansi Syariah UIN Palopo yang turut berkolaborasi dalam aksi penanaman mangrove memperingati World Ocean Day 2026. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu lingkungan yang menjadi tantangan global saat ini. Menjaga kelestarian pesisir merupakan tanggung jawab bersama, dan mahasiswa harus menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat melalui aksi nyata,” ujar Dr. Takdir Ishak.

Ia menambahkan bahwa UIN Palopo senantiasa mendorong organisasi kemahasiswaan untuk aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan kegiatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, pemerintah, dan dunia usaha merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga mampu menumbuhkan karakter mahasiswa yang peduli lingkungan, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Melalui keterlibatan dalam World Ocean Day 2026, HMPS Akuntansi Syariah UIN Palopo tidak hanya berkontribusi dalam pelestarian ekosistem pesisir, tetapi juga memperkuat budaya kolaborasi, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi organisasi kemahasiswaan lainnya untuk terus mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

#Jalur3UINPalopo

Tinggalkan komentar

Translate »