Kemahasiswaan dan Kerja Sama

KPM UIN Palopo Gelar Debat Publik, Mahasiswa Diajak Menilai Kapasitas Calon Pemimpin

Palopo — Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo dalam membangun budaya demokrasi kampus kembali terlihat melalui pelaksanaan Debat Publik Calon Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa (Pemilma) Tahun 2026.

Dalam debat tersebut, para kandidat diberi kesempatan untuk memaparkan visi, misi, dan program unggulan yang ditawarkan kepada mahasiswa. Berbagai gagasan yang disampaikan berfokus pada upaya meningkatkan kualitas organisasi kemahasiswaan, memperluas ruang pengembangan minat dan bakat mahasiswa, mendorong peningkatan prestasi, serta memperkuat hubungan kemitraan antara lembaga kemahasiswaan dan pihak universitas.

Suasana forum berlangsung komunikatif dan penuh semangat. Para kandidat tidak hanya menyampaikan program kerja, tetapi juga menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan kepemimpinan dalam merespons berbagai isu yang berkembang di lingkungan kampus. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kapasitas, karakter, dan komitmen masing-masing calon pemimpin mahasiswa.

Untuk menguji kedalaman pemahaman para kandidat, panitia menghadirkan Reski Azis dan Ade Saputra sebagai panelis. Beragam pertanyaan yang diajukan mendorong peserta debat untuk menyampaikan solusi yang realistis dan relevan terhadap kebutuhan mahasiswa. Sementara itu, jalannya kegiatan dipandu oleh Sartika Kasri yang mengarahkan diskusi secara profesional sehingga seluruh sesi berlangsung tertib dan kondusif.

Pelaksanaan debat publik ini merupakan bagian dari rangkaian Pemilma yang telah dipersiapkan secara matang oleh pihak universitas bersama KPM. Berbagai langkah koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Pimpinan kampus juga terus mengajak seluruh mahasiswa untuk menjaga suasana yang kondusif selama proses demokrasi berlangsung.

Rektor Abbas Langaji menegaskan bahwa Pemilma harus menjadi momentum pembelajaran demokrasi yang menjunjung tinggi nilai etika, sportivitas, persaudaraan, dan tanggung jawab. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi, namun persatuan dan kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar UIN Palopo harus tetap menjadi prioritas.

Pemungutan suara Ketua dan Wakil Ketua DEMA-U serta DEMA Fakultas dijadwalkan berlangsung pada Kamis (4/6/2026) mulai pukul 08.00 hingga 13.30 Wita. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, panitia telah menyiapkan dua lokasi pemungutan suara, yakni Lapangan Tenis Kampus I untuk mahasiswa Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), serta Pelataran Auditorium Phinisi Kampus II bagi mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Setelah proses pemungutan suara berakhir, tahapan selanjutnya adalah rekapitulasi dan penetapan hasil pemilihan.

Melalui partisipasi aktif seluruh mahasiswa, Pemilma diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki integritas, kemampuan manajerial, dan semangat pengabdian yang tinggi. Kehadiran pemimpin mahasiswa yang visioner diharapkan dapat memperkuat peran organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pengembangan diri sekaligus mitra strategis universitas dalam mewujudkan UIN Palopo yang unggul, moderat, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

#Jalur3UINPalopo

Tinggalkan komentar

Translate »