Kemahasiswaan dan Kerja Sama

Mahasiswa PAI UIN Palopo Gelar Workshop Literasi Digital dan AI di SMKN 2 Palopo

Palopo — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, termasuk kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai aspek kehidupan, menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki pelajar di era digital saat ini.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya literasi digital di kalangan peserta didik, sejumlah mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menyelenggarakan Workshop Literasi Digital dan AI bagi siswa SMKN 2 Palopo.

Kegiatan yang dilaksanakan di kelas XI Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 2 Palopo, Jalan Meranti, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo, pada Selasa (19/5/2026) tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sekaligus menjadi bentuk implementasi tugas akhir mata kuliah Literasi Informasi Digital yang dibimbing oleh Moh. Yamin, S.Pd., M.Pd.

Mengangkat tema “Cerdas Bermedia di Era AI: Membentuk Pelajar SMKN 2 Palopo yang Kritis, Beradab, dan Islami,” workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan media digital secara sehat dan produktif, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa memberikan edukasi tentang pentingnya membangun kesadaran digital, kemampuan berpikir kritis terhadap informasi yang diterima, serta etika dalam memanfaatkan teknologi di ruang digital. Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran dan pengembangan kompetensi diri tanpa mengabaikan nilai-nilai moral dan keislaman.

Workshop berlangsung dalam suasana yang dinamis dan interaktif. Sebanyak 11 siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari pemaparan materi bertajuk “Digital Playbook Era AI” hingga diskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi pelajar dalam menggunakan media digital, seperti penyebaran informasi palsu, keamanan data pribadi, hingga penggunaan AI secara bertanggung jawab.

Dalam sesi diskusi, para peserta aktif menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka terkait penggunaan media sosial dan berbagai aplikasi berbasis AI yang kini semakin mudah diakses. Interaksi tersebut menjadi ruang refleksi bersama mengenai pentingnya membangun budaya digital yang positif di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa workshop ini diharapkan dapat membekali siswa dengan kemampuan literasi digital yang memadai sehingga mampu menjadi generasi yang tidak hanya cakap dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai etika.

Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Literasi Informasi Digital, Moh. Yamin, S.Pd., M.Pd., menilai bahwa kegiatan pengabdian seperti ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan literasi digital.

Menurutnya, perkembangan AI perlu disikapi dengan kesiapan sumber daya manusia yang mampu memahami manfaat sekaligus risiko penggunaannya. Oleh karena itu, pendidikan literasi digital harus terus diperkuat sejak usia sekolah agar peserta didik dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PAI UIN Palopo berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran digital di kalangan pelajar. Workshop tersebut juga menjadi wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung terciptanya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan berpikir kritis, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adab dan keislaman di era transformasi digital.

#Jalur3UINPalopo

Tinggalkan komentar

Translate »