
Dalam rangka mematangkan pelaksanaan kegiatan internasional, Universitas Islam Negeri Palopo menggelar rapat persiapan Global Cultural Immersion Program yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III bersama para CPNS UIN Palopo yang turut dilibatkan sebagai panitia pelaksana kegiatan.
Rapat persiapan tersebut dilaksanakan sebagai langkah koordinasi awal guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan terorganisasi. Program Global Cultural Immersion Program sendiri direncanakan berlangsung pada tanggal 11–14 Juni 2026 dan menjadi salah satu agenda internasional UIN Palopo dalam memperkuat jejaring global serta penguatan pemahaman lintas budaya bagi mahasiswa dan civitas akademika.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dan nonteknis dibahas secara menyeluruh, mulai dari susunan kepanitiaan, konsep kegiatan, penyambutan peserta, agenda budaya, akomodasi, hingga kesiapan publikasi dan dokumentasi kegiatan. Keterlibatan CPNS UIN Palopo sebagai panitia dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman kerja kolaboratif sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Wakil Rektor III UIN Palopo dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Global Cultural Immersion Program bukan hanya menjadi ajang pertukaran budaya, tetapi juga merupakan media untuk memperkenalkan identitas dan nilai-nilai lokal kepada peserta dari berbagai latar belakang.
“Program ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan budaya, nilai keislaman, dan kearifan lokal yang dimiliki UIN Palopo kepada dunia internasional. Karena itu, seluruh panitia diharapkan dapat bekerja secara profesional, kompak, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan teknis dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan. Beliau juga mengapresiasi keterlibatan aktif CPNS UIN Palopo yang dinilai mampu memberikan energi dan semangat baru dalam proses persiapan kegiatan internasional tersebut.
Rapat berlangsung dalam suasana aktif dan penuh semangat kolaborasi. Para peserta rapat turut memberikan masukan terkait konsep pelaksanaan kegiatan agar mampu memberikan pengalaman edukatif dan budaya yang berkesan bagi seluruh peserta nantinya.
Melalui kegiatan Global Cultural Immersion Program 2026, Universitas Islam Negeri Palopo berharap dapat memperkuat peran kampus sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan global, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang inklusif, berwawasan internasional, dan tetap menjunjung tinggi nilai budaya lokal.
#Jalur3UINPalopo